Beragam Jenis dan Tipe Ukuran U-Ditch

Jenis dan Tipe Ukuran U-Ditch

U-Ditch atau buis beton berbentuk huruf U merupakan beton cetakan hasil pabrikasi yang digunakan untuk keperluan saluran air, irigasi, parit, dan saluran pembuangan lainnya. Buis beton berbentuk huruf U ini dirancang untuk proyek saluran air yang mudah diamati pergerakan airnya sehingga sewaktu-waktu dapat diperlancar jika terjadi hambatan. Kondisi seperti ini tentu tidak dapat dilakukan jika buis beton tertutup rapat seperti pada box convert atau buis beton tabung lainnya.

Meski bentuk U ditch hanya berupa seperti huruf U, di pasaran jenis ukuran buis beton ini sangat beragam dari yang terkecil ukuran 30 x 30 x 120 cm hingga ukuran jumbo mencapai 200 x 200 x 120 cm. Buis beton semacam ini sangat kuat mengikat tanah di bawah dan di kedua sisi beton sehingga saluran air dapat terjaga dari tumpukan tanah yang dimungkinkan longsor dan memenuhi buis beton. Tak heran buis beton model U dtich banyak digunakan sebagai sarana irigasi dan saluran air lainnya.

Jenis dan Tipe Ukuran U Ditch

Sebagai kebutuhan pokok irigasi dan saluran air, termasuk parit, buis beton U ditch mempunyai ukuran yang beragam sesuai dengan keperluan di lapangan. Tetapi secara umum, sesuai standar SNI, ukuran buis beton berkisar tidak lebih dari 200 cm.

1. U Ditch 30 x 30 x 120 cm

U ditch berukuran 30 x 30 x 120 cm merupakan ukuran terkecil dari ukuran u ditch lainnya. U ditch sekecil ini biasa digunakan untuk proyek kecil, parit rumah tangga hingga irigasi mandiri yang dibuat para petani. Pada lingkungan perumahan maupun perkantoran, U ditch seukuran ini juga kerap digunakan.

2. U Ditch 50 x 50 x 120 cm

U ditch ukuran sedang ini difungsikan untuk saluran air yang berukuran besar seperti irigasi tersier, parit jalan besar, dan saluran air yang besar pula. U ditch berukuran 50 x 50 x 120 cm ini juga kerap diterapkan dilingkungan yang sering dilanda banjir. Dengan ukuran ini, debit air yang sedang diharapkan lebih lancar mengalir dibandingkan ukuran U ditch yang lebih kecil.

Jenis dan Tipe Ukuran U-Ditch

3. U Ditch 80 x 80 x 120 cm

U ditch berukuran ekstra ini tentu akan difungsikan pada proyek yang membutuhkan debit air besar sehingga aliran air sangat lancar. U ditch sebesar ini umum digunakan pada irigasi yang digagas negara atau pemerintah daerah serta parit dan saluran air lainnya berskala besar. Secara mandiri pihak pabrik kerap menggunakan U ditch berukuran ini demi kelancaran pembuangan atau saluran air pabrik tersebut.

Jenis dan Tipe Ukuran U-Ditch

4. U Ditch 140 x 140 x 120 cm

U ditch ini merupakan ukuran terbesar dari keluarga U ditch. U ditch sebesar ini umum digunakan pada proyek berskala besar baik irigasi, drainase, maupun saluran air lainnya. Wilayah perkotaan atau yang kerap dilanda banjir biasanya menggunakan U bitch ukuran ini untuk memperlancar debit air yang sangat tinggi akibat banjir.

Harga U Ditch

Di pasaran, harga U ditch sesuai standar SNI bervariasi antara Rp 330 ribu hingga Rp 3,2 juta per buah. Harga ini tentu mengikuti kualitas dan materi pembangunnya. Untuk U ditch berukuran terkecil harganya bisa lebih mahal dari Rp 300 ribu jika menggunakan materi campuran besi bertulang. Meski tergolong lebih mahal dari buis beton lainnya, U ditch memiliki kekuatan ekstra yang tidak dimiliki buis beton bentuk tabung atau belah.

Ketahuilah! Ini Dia Alasan Mengapa Harus Menggunakan Floor Hardener Pada Lantai

Floor hardener merupakan lapisan pelindung yang diaplikasikan pada lantai sebuah bangunan, dengan tujuan untuk memperkuat ketahanannya, mengingat penggunaan lantai yang dimaksud akan sangat sering dipakai. Melapisi lantai seperti ini sudah umum digunakan pada lantai yang akan sering dilalui dan digunakan untuk bebean yang berat, misalnya lantai parkiran basement, supermarket, gym, rumah sakit, perkantoran, dan berbagai gedung lainnya.

Floor Hardener Pada Lantai

Kini, melapisi lantai sebuah gedung memang menjadi pilihan utama para pengguna untuk memiliki lantai bangunan yang lebih awet. Ciri khas dari tampilan lantai yang sudah di hardener ini memiliki penampakan mengkilap, sedikit licin, dan terlihat selalu bersih. Namun yang jadi fungsi utamanya adalah, proses ini bisa membuat lantai lebih keras dan tahan dari segala benturan, goresan, maupun bobot benda yang berat. Penerapannya pun bisa diaplikasikan pada lantai beton, lantai biasa, dan lainnya. Yang jelas, ia bisa menyesuaikan sendiri pada berbagai jenis lantai.

4 Alasan Harus Menggunakan Lapisan Pengeras Lantai

Lapisan Pengeras Lantai

Ketika kamu akan membangun sebuah gedung dan menjadikan lantainya tetap awet dan kuat, maka menggunakan floor hardener adalah langkah yang tepat. Alasan mengapa kamu harus menggunakan hardener ini pada lantai, diantaranya karena ia memiliki banyak manfaat, mudah diaplikasikan, serta terjangkau untuk dibeli. Berikut penjelasan detailnya.

1. Banyak Manfaatnya

Pelapisan lantai seperti ini banyak digunakan karena terbukti bisa memberikan efek yang lebih kuat dan awet pada lantai. Bahkan ketika diaplikasikan, bahannya mudah rekat dengan baik hingga pada lantai yang memiliki sela-sela. Noda yang mengenainya mudah dibersihkan, dan terhindar dari berbagai goresan.

Tak hanya itu, pelapis ini juga memiliki kelebihan anti debu. Bahkan bisa membuat tampilan lantai lebih terlihat mewah dan mengkilap. Kehadiran teknologi ini diadakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi pada lantai jika tidak dilindungi dengan standar pemakaian yang semestinya.

2. Mudah Diaplikasikan

Meskipun bisa juga dipakai pada berbagai jenis lantai, namun penerapan pada lantai beton ini paling umum digunakan. Ada langkah-langkah tertentu yang harus dikerjakan demi menyempurnakan pemasangan floor hardener pada lantai. Akan lebih baik jika ia dikerjakan pada waktu dan aturan yang diberlakukan.

Langkah pertama dan yang pasti, ialah menyiapkan lantai beton hingga siap diberikan hardener. Sebaiknya lantai tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan kotoran yang menempel, jika sudah mulai rusak, buat lantai lebih mulus, dan ini untuk pengaplikasian pada lantai lama. Jika memang belum dibangun sama sekali, maka lantai beton bisa mulai dicor.

Jika lantai sudah dirasa lurus, seimbang, kering, dan bersih, maka penerapan hardener bisa mulai dilakukan, dan jika sudah maka Anda bisa menghaluskan kembali lantai tersebut menggunakan alat trowel.

3. Banyak Jenisnya

Lapisan pengeras lantai disediakan dalam berbagai macam jenis yang bisa dipilih berdasarkan kualitas dan harganya. Tentunya semakin tinggi kualitasnya, maka harga jual pun sedikit berbeda dengan kualitas hardener yang lebih murah. Sebenarnya pemilihan bahan kualitas paling mahal bukan satu-satunya kunci untuk membuat lantai kuat. Pengerjaan terbaik yang dilakukan dan sesuai standar juga memengaruhi hasil akhirnya.

4. Harga Beli Cukup Ekonomis

Dibandingkan dengan membeli bahan lainnya yang belum tentu sama ketahanannya, penggunaan hardener pada lantai lebih direkomendasikan karena harga floor hardener beli yang sesuai dan cukup ekonomis. Pengguna bisa membelinya dalam jumlah kiloan, sesuai kebutuhan.

Itulah beberapa alasan kuat mengapa Anda perlu menggunakan pelapis lantai yang kuat ini. Semoga berbagai informasi tersebut dapat membantu Anda.